Skip to main content

Posts

perwakilan diNabire

Kepala Perwakilan Harapanbaru Online di Nabire Sdr.Herman Thn tugas 2010,diaktifkan dan berkesinambungan.Mohon dukungannya untuk kelancaran tugas jurnalistik di seluruh Indonesia. admint

Polisi Kumpulkan Sidik Jari

Polisi Kumpulkan Sidik Jari Atas Pembobolan Brangkas Dewan Balikpapan,19/4. Tim Satuan Reserse dan Kriminal Polres Balikpapan masih melakukan pengumpulan sidik jari diruangan keuangan DPRD Balikpapan sebagai bahan analisis dalam mengungkap pelaku kejahatan pembobolan brangkas DPRD senin 19/4 Pkl.03 dini hari. Beberapa tempat strategis yang diduga pelaku menempelkan sidik jari kini terus ditelusuri oleh jajaran kepolisian siapa sebenarnya yang melakukan percobaan perampokan ini. Dan beberapa upaya lain yakni menganalisa motif perampokan. Meski baru tahap percobaan tapi sudah mengarah kepada kejahatan serius dan pelakunya harus bisa diungkap ujar salah satu anggota dewan yang tidak menyebutkan namanya kepada media ini. Ini sudah melukai dengan secara sengaja memasuki bangunan tanpa ijin bahkan merusak bagian vital kesekretariatan DPRD yang tidak bisa ditolerir begitu saja,walaupun tidak ada uang dan barang berharga yang raib.Percobaan perampokan ini harus diungkap agar pelakunya bisa di...

bobol brangkas DPRD

Brangkas Bobol, Tralis Jendela Rusak Balikpapan, 19,April.2010. Pembobolan brangkas DPRD Balikpapan oleh sekawanan penjahat diperkirakan beraksi sekitar pkl.03 dinihari Senin 19/4 dikantor Sekretariat DPRD Balikpapan Jl Sudirman Klandasan Kota Balikpapan saat hujan deras.Brangkas yang berisi uang tunai sisa dana reses anggota DPRD Balikpapan selamat dari aksi kejahatan.Brangkas laci bagian atas sudah dijebol, tapi laci brangkas utama tempat menyimpan uang gagal ditembus, diduga perampok kesulitan membuka kunci nomor rahasia apalagi perampok takut kesiangan sehingga meninggalkan brangkas dengan kerusakan bagian laci atas tanpa membawa uang tunai sesenpun. Pagi harinya Satpam dan petugas Cleaning Service menemukan kondisi jendela dan tralis yang rusak dan mencoba melihat kedalam ternyata ruangan keuangan dan brangkas DPRD sudah diacak,demikian juga dibagian ruangan Komisi III tralis dan jendela mengalami hal serupa jebol. Beberapa jam kemudian Pkl. 07.00 pagi Sekwan dan bagian Keuangan l...

gratifikasi"Rp. 1,3 M" harus tetap diusut.

Wali Kota Carikan Solusi, Tetap Sepakati MoU Minahasa Post Metro Balikpapan.(12/3) BALIKPAPAN - Meski hingga saat masih terjadi polemik terkait pembebasan lahan eks Pelabuhan FerI Somber antara pemerintah dan pemilik lahan Sumaria Daeng Toba, namun Pemkot Balikpapan memastikan, cepat atau lambat lahan pelabuhan itu akan segera terselesaikan dan dapat beroperasi kembali. Hal ini disampikan Wali Kota H Imdaad Hamid SE. Menurutnya, permasalahan pembayaran lahan pelabuhan sedang diselesaikan. Sebab, pihaknya meyakini, pasti ada solusi penyelesaian yang menguntungkan kedua belah pihak. “Akan ada solusi, saat ini sedang kita pikirakan. Saya yakin tidak ada yang tidak bisa disolusi di Indonesia ini,” ujar Wali kota Imdaad dengan mantap. Hanya saja, untuk menyeleaikan pembebasan lahan tersebut mesti memerlukan waktu yang tidak pendek. Begitu juga dengan dasar hukum penyelesaian yang pasti, sehingga tidak menimbulkan pertentangan hukum kedepannya. “Memang harus sabar dan sabar menunggu. Kita ...

wah ini gratifikasi,,,,?

Jum'at, 12 Maret 2010 , 13:52:00 Post METRO BALIKPAPAN 20 Pejabat Bisa Dipenjara Kejaksaan Harus Periksa Penerima Uang dari Sumaria BALIKPAPAN- Sebanyak 20 pejabat yang diduga menerima kucuran uang kompensasai lahan pelabuhan penyeberangan feri Somber sebesar Rp1,3 miliar dari Sumaria Daeng Toba bisa diseret ke ranah hukum pidana. Kalau terbukti menerima, para pejabat tersebut bisa dijebloskan ke dalam penjara. Penegasan tersebut dilontarkan oleh advokat Hilman Samsi SH yang juga mantan pengacara Sumaria dalam kasus tanah Somber. “Kalau benar para pejabat itu menerima uang dari Sumaria yang totalnya mencapai Rp 1,3 miliar, ini perbuatan pidana. Ini bisa diperkarakan masalah gratifikasi atau pemerasan. Kalau mereka menerima pemberian berarti ya gratifikasi. Kalau mereka terang terangan meminta, itu namanya pemerasan. Nah, Kejaksaan harus turun tangan melakukan pemeriksaan terhadap 20 pejabat tersebut untuk membuktikannya secara yuridis,” kata Hilman Samsi kepada Post Metro, kemarin....

kebakaran

Balikpapan Kebakaran Lagi Sejak Februari lalu hingga memasuki Maret 2010 kebakaran terus saja terjadi di kota Balikpapan, sedikitnya 10 buah rumah tinggal dan tempat usaha warga hangus terbakar oleh amukan si jago merah. Dikelurahan Karang Kr Rejo 2 kali kejadian menghanguskan 7 buah rumah tinggal dan di Pasar Inpres menelan 2 tempat usaha,di Kampungbaru Ujung juga menghanguskan lebih dari 5 buah rumah dan Kamis (4/3) pkl.21.00 kebakaran juga menimpa tempat usaha di kawasan Lapangan Sudirman Balikpapan sebanyak 4 buah hangus menjadi puing-puing dalam waktu seketika. Kerawanan bahaya kebakaran itu selalu saja terjadi dan menimpa kawasan-kawasan kumuh di kota Balikpapan. Hingga saat ini sumber dan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwajib.

migas

CSR BUKAN GULA GULA PEMANIS Oleh: Herry Trunajaya BS INDONESIA kaya sumberdaya baik manusia maupun alamnya, tetapi secara ekonomi dibelit dominasi asing. Kepercayaan publik, dipertaruhkan ketika berbagai kebijakan ekonomi kian diragukan keberpihakannya kepada rakyat. Ekonomi terkait dengan kebijakan, ketika kebijakan tidak dipercaya, akibat kebijakan sebatas janji yang tidak berjalan di lapangan, dan seringkali berulang, maka yang terjadi adalah publik melakukan tindakan yang berlawanan dengan kebijakan itu. Negara kita tercinta saat ini tengah dilanda berbagai persoalan, seperti kasus Bank Century yang begitu menghebohkan karena uang sebesar 6,7 triliun rupiah tidak tahu kemana raibnya. Kepercayaan publik pun makin merosot. Padahal membangun kepercayaan publik bukan soal gampang. Namun, sejumlah perusahaan minyak dan gas (Migas) yang beroperasi di bumi Etam (kita, red) Kalimantan Timur sejak berpuluh tahun silam, agaknya cukup berhasil merebut simpati publik, khususnya masyarakat ...